Tentang Kelurahan
Mengenal lebih dekat profil, visi, dan misi Kelurahan Mesat Seni
Delvi Susiani, S.E.
Delvi Susiani, S.E. adalah Lurah Kelurahan Mesat Seni yang telah mengabdikan diri dalam pelayanan publik sejak awal tahun 2026. Beliau dikenal sebagai pemimpin yang visioner, inovatif, dan dekat dengan masyarakat. Di bawah kepemimpinannya, Kelurahan Mesat Seni terus menunjukkan perkembangan yang signifikan dalam berbagai aspek, mulai dari transformasi pelayanan publik berbasis digital, penguatan ekosistem UMKM lokal, hingga pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat.
Sejarah Kelurahan
Kelurahan Mesat Seni resmi berdiri pada tahun 2002 sebagai wilayah administratif di Kecamatan Lubuklinggau Timur II, Kota Lubuklinggau. Nama "Mesat Seni" diambil dari semangat masyarakat yang menjunjung tinggi nilai kesenian dan kebudayaan. Sejak awal berdiri, kelurahan ini terus berkembang dari kawasan pertanian tradisional menjadi wilayah modern yang maju dan informatif. Memasuki era digital, Mesat Seni bertransformasi dengan menghadirkan pelayanan publik berbasis teknologi, pengembangan UMKM, serta pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan. Kini, setelah lebih dari 20 tahun, Kelurahan Mesat Seni telah menjadi kelurahan yang dinamis, profesional, dan berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
Visi
“Terwujudnya Kelurahan Mesat Seni yang maju, modern, informatif, transparan, dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.”
Misi
- Meningkatkan kualitas pelayanan publik yang cepat, transparan, dan profesional.
- Mendukung perkembangan UMKM melalui media informasi digital yang inovatif.
- Meningkatkan partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan wilayah.
- Mengembangkan sistem informasi berbasis teknologi untuk akses informasi masyarakat.
- Mewujudkan lingkungan masyarakat yang tertib, aman, sejahtera, dan berbudaya.